pendidikan

pendidikan
ayo belajar

Rabu, 03 Maret 2010

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT


A. PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA

Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia pendidikan. Karena keluarga merupakan awal terjadinya interaksi antara orang tua dan anak, sehingga pendidikan yang pertama dilakukan adalah di lingkungan keluarga. Oleh karena itu keluarga banyak berperan dalam mengembangkan pendidikan. Bimbingan dan arahan yang diberikan oleh orang tua akan mempengaruhi tahap perkembangan anaknya, anak harus diberikan kebebasan dalam bekembang sesuai dengan tahap perkembangan yang dilaluinya. Untuk itu orang tua harus memahami dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan anaknya. Piaget membagi tahap-tahap perkembangan anak mulai dari tahap sensori motor, pra operasional konkrit dan operasional konkrit yaitu dimulai dari umur 0- sampai dengan 11 tahun. Untuk itu setiap tahap anak harus melewati sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Interaksi antara orang tua dan anak sangat diperlukan agar dalam keluarga terjalin hubungan yang harmonis.
Orang tua harus membimbing dan mengarahkan anaknya agar menjadi anak yang bertanggung jawab, disiplin dan beretika sesuai dengan norma dan keyakinan dalam keluarganya. Kebutuhan yang dibutuhkan oleh anak harus dipenuhi orang tuanya yaitu : makan, minum, pakaian, rasa kasih sayang, perhatian, rasa aman dan hiburan yang cukup. Anak juga diajak untuk berdiskusi dan saling terbuka dalam keluarga, sehingga semua keluarga bisa mengerti dan saling memahami. Tanpa adanya keterbukaan dan keharmonisan dalam keluarga maka keluarga tersebut tidak akan harmonis. Bimbingan dan didikan yang diberikan oleh orang tua akan menjadi bekal anak ketika beranjak dewasa nanti. Untuk itu faktor keluarga sangat menentukan perkembangan anak, sementara itu anak juga harus mengerti dan memahami tugas dan kewajibannya sebagai anak.
Jadi peran anak pun juga mempengaruhi keberhasilan orang tuanya dalam membimbingnya. Sehingga harus saling mengerti dan bekerjasama agar orang tua juga bisa mengarahkan anaknya, sementara anaknya juga harus menjalankan apa yang tel;ah diajarkan orang tuanya demi masa depannya nanti.

B. PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH
Sekolah merupakan tempat untuk mentransfer semua ilmu pengetahuan sekaligus untuk bergaul dengan teman-temannya. Dalam perkembangan pendidikan selama ini orang tua secara tidak langsung menyerahkan semua tanggung jawabnya kepada pihak sekolah. Peran serta orang tua terhadap sekolah sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di sekolah hendaknya sesuai dengan kondisi dan permintaan masyarakat. Pihak sekolah harus memberikan tata tertib di lingkungan sekolah agar kegiatan anak dapat terkendali.
Selain itu di sekolah juga diberikan pelajaran agama dan moral agar anak didiknya menjadi anak yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Tanggung jawab pihak sekolah sangat berat dalam mendidik siswa siswinya karena apabila tejadi suatu masalah dengan siswanya orang tua akan mengadu kepada pihak sekolah. Untuk itu antara sekolah dengan orang tua harus saling bekerja sama dan saling mengawasi terhadap anaknya, ketebatasan waktu yang ada di sekolah menjadi kendala dari pihak sekolah dalam melakukanm pengawasan dan bimbingan. Untuk menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki anak didiknya maka pihak sekolah harus memfasilitasinya dengan cara mengadakan pelajaran ekstrakurikuler ataupun pelatihan sesuai dengan bakat dan minat yang dikehendaki.
Dengan bimbingan dan arahan dari guru maka kemungkinan kecil terjadinya kenakalan anak dapat diatasi. Selama dalam mengikuti proses pendidikan di sekolah siswa pun diajak untuk latihan berorganisasi agar mendapatkan pengalaman dan pengetahuan. Dalam berorganisasi anak akan dilatih dalam bertanggung jawab, disiplin, menghargai pendapat orang lain, dan membentuk kepribadian dalam dirinya, agar nantinya menjadi anak baik dan berguna bagi masyarakatnya. Untuk membekali anak dalam berinteraksi dengan teman yang beda agama, beda status dalam sosial maka pihak sekolah mengadakan tali persaudaraan antar siswa di sekolah, misalnya dengan mengadakan lomba baca puisi, lomba menari, lomba baris-berbaris dan lainnya. Jadi peran sekolah dalam mengembangkan pendidikan harus ada kerja sama dari orang tua siswa agar tercapai tujuan pendidikan yang bermutu tinggi.


C. PENGARUH LINGKUNGAN MASYARAKAT
Lingkungan masyarakat merupakan tempat berbaurnya semua komponen masyarakat, baik dari agama, etnis keturunan, status ekonomi maupun status sosial. Pengaruh yang ada di masyarakat dapat mempengaruhi anak terhadap dunia pendidikan. Dengan demikian dalam pergaulan sehari-hari antara anak dengan anak dalam masyarakat juga ada yang setaraf dan ada yang lebih lebih dewasa dalam bidang tertentu. Dalam bergaul anak harus memilah teman yang akan diajak bergaul, jangan sampai salah memilih teman yang tiak beretika dan tidak sopan sesuai dengan norma yang ada di masyarakat.
Kontrol dari masyarakat juga akan membantu dalam meningkatkan peran dan minat dalam berpendidikan. Tanpa adanya ikut serta maka mustahil pendidikan akan dapat berkembang. Sehingga antara orang tua dan masyarakat harus saling memberikan dukungan dan masukan sehingga dapat tercapai pendidikan sesuai dengan permintaan masyarakat. Seiring dengan peningkatan mutu pendidikan maka pendidikan harus menyesuaikan dengan permintaan masyarakat agar pendidikan dapat tercapai dan dapat meningkatkan SDM.S

D. UMPAN BALIK ATAU HUBUNGAN ANTARA TIGA VARIABEL DIATAS
( Sekolah, Masyarakat, dan Orang Tua).
Hubungan antara tiga komponen yaitu sekolah, masyarakat dan orang tua saling berkaitan dan saling melengkapi. Orang tua berperan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anaknya dengan cara menyekolahkan di sekolah yang sudah di sediakan masyarakatnya mulai jenjang SD sampai perguruan tinggi. Sekolah yang merupakan bagian dari salah satu instansi pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan SDM. Untuk itu sekolah harus berperan dan berupaya untuk memberikan pelayanan sesuai dengan permintaan masyarakat. Kemudian sebagai kontrol dalam pengawasan pendidikan masyarakat harus memberikan masukan dan pengarahan. Agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengawasannya maka hendaknya masyarakat dilibatkan dalam keanggotaan pendidikan atau dewan sekolah. Dengan adanya dewan sekolah maka semua aspirasi dan usul dari masyarakat dapat terwakilil dalam sekolah dan akan di usulkan pada pemerintah.

2 komentar: